Surface Facilities — Mubadala Petroleum’s Production Facilities on Ruby Field – 5th Technical Guest Lecture

by : Ahmad Rafi (PATRA 15061)

Ruby gas field terletak di antara pulau kalimantan dan sulawesi, 275 km dari tenggara kota Balikpapan dan 90 km dari timur kota baru. Ruby field berada pada kedalaman 60 m di selat Makassar Dari platform, pipa bawah laut 14-inch sejauh 312 km menghubungkan ke terminal dari fasilitas pengolahan gas di Senipah. Natural gas yang diproduksikan di ruby field dialirkan melalui pipa tersebut ke fasilitas pengolahan gas di Mahakam Block. Fasilitas di ruby field terdiri dari Process quarters platform, Wellhead Platform (WHPP yang terhubung dengan bridge sepanjang 60 m. Ruby field di design untuk produksi 120 MMSCFD gas dari WHP dan 115 MMSCFD gas akan dikirim ke PKT.

Process Facility di ruby field:

· Well head

· Manifold

· Welltest

Dari sumur gas dialirkan ke mannifold dari situ bisa digunakan untuk well test, dan bisa juga ke separator untuk dipisahkan kondesaat, air dan gas agar air tidak ikut masuk ke pipeline. Gas yang keluar dari separator dicampur lagi dengan kondesat dalam satu pipeline lalu di kirim ke onshore facilities.Di ruby Field terdapat berbagai macam process/mode:

1. Free flow mode saat sumur baru dibuat( Tekanan masih tinggi).

Gas dialirkan tanpa kompressor tanpa kompressor sampai ke darat.

2. Compressor mode (setelah tekanan turun)

Dari sumur ke choke lalu ke separator, setelah dipisahkan antara air, gas dan kondesat dialirkan menggunakan kompresor 1 atau kompresor 2 digunakan secara bergantian, selanjutnya gas dialirkan menuju Onshore Facilities melalui pipeline

3. Series Compressor mode (setelah tekanan turun menjadi lebih kecil)

Dari sumur ke choke lalu ke separator, setelah dipisahkan antara air, gas dan kondesat dialirkan menggunakan kompresor 1 dan kompresor 2 digunakan secara series dimana komproses 1 harus dimodifikasi secara mekanikal terlebih dahulu, selanjutnya gas dialirkan menuju Onshore Facilities melalui pipeline

Ruby field yang berada di offshore teradapat kegiatan offshore yang harus dilakukan agar segala aktivitas berjalan lancar dan gas mengalir sesuai dengan target. Kegiatan offshore tersebut adalah Operasi, Maintenance seperti kegiatan bersih-bersih di rig tanggung jawab semua di lapangan, Lifitng, Inspection, Emergency Respond berupa pelatihan antisipasi jika ada yg sakit, jatuh, serta pertolong pertama, dan juga simulasi fire fighter. Sesuatu yg harus diperhatikan untuk melakuakn sesuatu emergency.

Support System di Ruby field

· HSSE

· Opertaion Engineering

· Project and engnering

· Production engineering

· Logistic

· Procurement

Segela kegiatan di ruby field harus berlangsung dengan sesuai prosedur sehingga tidak terjadi kecelakaan serta aman dan nyaman. Ruby field memilki process safety yang terdiri dari:

· Cause:

Melalui Process control meassure yang berupa SOP ,Basic process control System, Alarm Safety, Instrumental System untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan

· Accident:

Merupakan akibat dari kesalahan atau bencana. Berupa penanggulan pertama seperti Mitigative Contorl Massive, Fire & Gas system, Blast Wall, Emergency Responce

· Consequence:

Merupakan akibat dari kecelakaan seperti shutdown, abandon sumur.

Sumber:

https://ngsuyasa.wordpress.com/2013/12/26/ruby-field-in-the-makassar-strait-indonesia/

http://www.offshore-technology.com/projects/ruby-natural-gas-field-indonesia/