Horizontal Completion Liner

Single-lateral-cemented

Abstrak

Dalam pengembangan sebuah sumur minyak dan gas, geometri sumur yang semakin beragam dan sulit membuat teknologi harus terus berkembang untuk mengatasi tantangan dan mengoptimalkan setiap langkah-langkah yang dilakukan. Tidak jarang geometri sumur mengharuskan kita menggunakan pengeboran berarah (directional drilling) atau bahkan pengeboran horizontal (horizontal drilling) dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi. Pada pengeboran horizontal pengembangan sumur seringkali melibatkan pemasangan komplesi menggunakan liner pada bagian sumur yang horizontal. Untuk meminimalisir risiko, perlunya pemahaman yang kuat mengenai kondisi bawah sumur selama pemasangan completion liner, sehingga dimunculkannya inovasi berupa pemasangan alat logging dinamis tepat diatas liner hanger.

Teknologi Alat Logging

Salah satu cara untuk mengurangi risiko pada horizontal completion liner adalah dengan menggunakan MPD atau managed pressure drilling yaitu sebuah metode pengeboran yang digunakan untuk mengontrol secara akurat tekanan annular melalui lubang sumur. MPD dapat dilakukan dengan berbagai tahap termasuk mengontrol tekanan balik, mengubah massa jenis lumpur, dan memodifikasi rheologi lumpur. Namun seperti yang sudah dijelaskan, MPD tidaklah cukup. Perlu pengetahuan yang kuat mengenai kondisi bawah sumur selama pemasangan completion liner sehingga tetap diperlukan alat logging. Alat logging tersebut dilengkapi dengan peralatan elektronik yang berisi berbagai sensor yang dapat merekam berbagai data seperti beban aksial, torsi, tekanan , dan suhu. Metode inovasi yang digunakan kali ini adalah dengan memasang alat logging tepat sebelum liner hanger.

Hasil Percobaan

Alat logging diletakkan diatas liner hanger selama total 27 hari waktu operasional didalam sumur. Memori pada alat logging mampu menyimpan data di memori hingga 36 hari kerja dan didapatkan hasil yang terekam yaitu :

· Tekanan Absolut yang mencapai 10486 psi

· Tekanan diferensial yang mencapai 3814 psi

· Beban aksial mencapai 82 ton

· Tegangan mencapai 63 ton

· Torsi mencapai 15000 lbf-ft

· Temperatur mencapai 116 oC

Data kunci yang diperlukan adalah data tekanan, torsi, dan beban aksial. Pemodelan torsi dilakukan untuk memahami tranfer torsi efektif dari permukaan ke bawah sumur dan untuk menjamin bahwa percobaan tidak menghancurkan integritas dari peralatan maupun sambungan bawah sumur. Data beban aksial menunjukkan berhasil tidaknya pemasangan liner-top packer sementara tekanan digunakan untuk memanipulasi dan mengoperasikan peralatan bawah sumur.

Penggunaan Data

Data — data yang didapatkan menggunakan alat logging seperti yang sudah dituliskan diatas sangat berguna dalam proses pemasangan horizontal liner completion untuk berbagai kasus, diantaranya ketika :

· Merotasi Liner

Dari data torsi, data yang didapat digunakan untuk mengevaluasi torsi aktual pada ujung atas liner ketika liner perlu dirotasi dan dikerjakan hingga kedalaman akhir. Sambungan liner memiliki batasan performa dan data dapat digunakan untuk memodelkan torsi maksimum yang tidak menghancurkan integritas liner.

· Pengaturan Packer

Data beban aksial yang didapat sangat berguna dalam mengidentifikasi berapa besar kompresi yang dirasakan packer selama sekuen operasi pada ujung atas packer liner. Data ini dapat membantu mengkonfirmasi apakah packer telah terpasang dengan baik atau tidak.

· Penyegelan Lost Packoff

Data analisi tekanan bawah sumur sangat membantu dalam mencari penyebab permasalahan hilangnya cincin penyegel dari packoff-seal stackpada liner. Penyebabnya adalah tekanan diferensial pada segel ketika liner hanger telah dilepaskan.

· Penentuan penggunaan liner konvensional atau floated liner

Data beban yang didapat menyediakan input untuk faktor gesekan. Dan ditengah percobaan, ternyata dirasa diperlukan opsi untuk menggunakan floated liner. Kedua opsi liner tersebut menghasilkan perbedaan beban aksial dan tekanan pada alat logging. Adanya pemilihan opsi ini ternyata meningkatkan efisiensi dari operasi dan peningkatan kedalaman yang dapat diraih dibandingkan rencana awal.

Kesimpulan

Gambar 2. Perbandingan keberhasilan panjang aktual liner dibanding rencana

(Sumber:SPE-0517–0074-JPT)

Penggunaan alat logging tepat diatas liner hanger memberikan banyak data yang sangat berguna dalam operasi pemasangan liner pada sumur horizontal. Data yang didapat seperti tekanan, torsi, dan beban aksial sangat membantu dalam menentukan opsi yang dapat dilakukan selama proses pemasangan liner. Selain itu, penggunaan alat logging pada banyak sumur membuat operator dapat membandungkan beban dan tekanan yang dialami selama operasi pada beberapa sumur yang berguna mengoptimasi operasi. Terlihat dari gambar diatas, penggunaan metode ini sejak awal ide hingga pengembangannya mengalami peningkatan yang artinya semakin sesuai jarak aktual yang dapat ditempuh dibandingkan dengan rencana awal.

Referensi

Paper SPE-0517–0074-JPT

http://www.glossary.oilfield.slb.com/Terms/m/managed_pressure_drilling.aspx

http://packersplus.com/performance/innovative-cementing-system-reduces-cleanout-costs-prior-to-well-completions/