Implementasi 1 HMTM Patra 14/15

Minggu pagi 25 Mei 2014, pagi setelah Los Galacticos telah mengukuhkan diri sebagai peraih La Decima atau gelar kesepuluh Liga Champions Eropa setelah mengalahkan rival sekotanya Atletico Madrid dengan skor 4-1. Pada saat itu pulalah beberapa massa Patra ikut menginap setelah nonton bareng di himpunan. Karena pada pagi itu terdapat agenda community developmnet berkunjung ke Desa Kasepen, Pangalengan.

Dari tim comdev Patra khususnya divisi PIP (Perencanaan dan Implementasi Program) sebelumnya telah melakukan persiapan dan mengonsep bentuk kegiatan pada pagi hari itu. Kegiatan ini bernama Implementasi  1 HMTM Patra 14/15. Kegiatan ini berlangsung hanya selama sehari yaitu dimulaidari pagi pukul 8 hingga sore. Awal rencana kegiatan implementasi ini berlangsung selama tiga hari, namun karena terdapat jadwal ujian akademik sehingga hanya berlangsung selama satu hari.

Kegiatan implementasi adalah kegiatan yang bertujuan untuk melaksanakan/implementasikan solusi dari hasil kajian tim comdev berdasarkan analisis masalah yang terjadi pada Desa Kasepen. Namun untuk kegiatan tanggal 25 Mei kemarin, kami dari PIP mengonsep untuk fokus melakukan pengumpulan data sosial masyarakat terbaru dari Desa Kasepen. Latar belakang kami mengadakan kegiatan tersebut adalah sangat minimnya informasi data sosial terkini dari Desa Kasepen. Harapannya setelah data sosial terbaru didapatkan, kami dari PIP akan memetakan menjadi berbagai analisis kondisi dan kebutuhan masyarakat yang menjadi analisis masalah. Analisis masalah inilah yang digunakan sebagai bekal divisi PIP untuk mengonsep suatu solusi permasalahan masyarakat tersebut.

Pada Minggu tersebut, sekitar  15 massa Patra berangkat dari depan gerbang ITB dengan menggunakan motor dan mobil. Setiba di Desa Kasepen, massa Patra di-briefing untuk dibagi tugas dalam mendapatkan data sosial. Massa Patra dibagi menjadi empat kelompok sesuai dengan pembagian wilayah di Desa Kasepen yang memiliki empat rukun tetangga. Tiap kelompok mendapatkan dua lembar kendali yang membantu dalam pengumpulan data sosial.

Lembar kendali pertama berisikan data sosial secara kuantitas dalam bidang kependudukan, ekonomi, dan fasilitas/sarana prasarana masing-masing wilayah. Sedangkan lembar kendali kedua yaitu mengenai prosedur wawancara yang akan dilakukan massa Patra kepada warga yang bertujuan untuk mendapatkan informasi atau keluhan yang secara langsung diutarakan oleh warga. Dalam pengisian kedua lembar kendali tersebut, massa Patra diharapkan berperan aktif untuk dapat berinteraksi langsung dengan warga.

Setelah setiap kelompok menyebar untuk berinteraksi dengan warga sesuai wilayah pembagiannya, kami divisi PIP melangsungkan diskusi dan silaturahmi mengenai kondisi desa terkini dan yang akan datang kepada stakeholder setempat atau disini kepala rukun warganya , Pak Juju. Tepat pukul 15.00 kami semua berkumpul setelah melaksanakan tugas masing-masing. Kemudian dilanjutkan dengan berpamitan dan pengambilan dokumentasi  kegiatan. Setelah itu dengan ditemani rinti-rintik hujan, kami semua berangkat untuk kembali menuju Bandung.