Apa Itu Kajian

Indonesia memiliki banyak sekali permasalahan, mulai di bidang politik, pendidikan, keuangan, hukum dan lain-lain. Sebagai mahasiswa, kita mempunyai kewajiban lebih besar untuk memajukan Indonesia. Peran mahasiswa yakni sebagai agen perubahan, kontrol sosial, generasi penerus, dan pasukan moral. Untuk menjalankan peran itu, mahasiswa harus mengkaji hal-hal yang berkaitan dengan bidang-bidang yang telah disebutkan tadi agar selanjutnya mahasiswa dapat melakukan suatu perbuatan.

Menurut KBBI, mengkaji artinya belajar, mempelajari, memeriksa, memikirkan, menguji, atau menelaah. Disini dapat dikatakan juga bahwa mengkaji artinya memikirkan sesuatu lebih lanjut yang diharapkan dapat menciptakan  suatu kesimpulan yang selanjutnya mengarah untuk melakukan suatu perbuatan. Dalam setiap kajian, memang tidak selalu menghasilkan suatu kesimpulan. Namun alangkah baiknya, jika hasil berpikir tersebut dapat membuat sesuatu yang berarti. Untuk mengkaji sesuatu dengan benar, diperlukan metode kajian. Adapun tahapan melakukan metode kajian adalah sebagai berikut.

  1. Membuat kerangka pemikiran.

Sebelum memikirkan sesuatu lebih lanjut. Alur berpikir sangat dibutuhkan agar pemikiran bisa terarah dan tidak keluar dari tujuan yang ingin kita raih dari kajian tersebut.

  1. Pengumpulan data atau sumber informasi.

Untuk mempertimbangkan sesuatu, data dibutuhkan agar baik dan buruknya suatu keputusan dapat diperkirakan. Tanpa data dan sumber informasi, suatu pemikiran akan sangat tidak berbobot karena hanya merupakan hasil dari pemikiran tanpa dasar.

  1. Analisis data dan sumber.

Dengan menganalisis data, kesimpulan akan suatu kondisi yang ingin dikaji dapat diketahui dengan baik sehingga kesimpulan untuk perbuatan yang ingin dilakukan akan sesuai dengan permasalahan.

  1. Perancangan program.

Setelah mengetahui apa yang akan dilakukan, merancang tahapan untuk melaksanakan program yang telah diputuskan akan sangat membantu untuk mengukur keberhasilan dari keputusan hasil kajian yang dilakukan.

Membuat kajian tidak hanya menguntungkan untuk masyarakat, tetapi juga menguntungkan seseorang yang telah mengkaji. Kajian membuat pola pikir seseorang menjadi terlatih untuk berpikir secara runut, teratur, dan terarah. Semakin sering orang mengkaji, semakin matang dan dewasa hasil-hasil pemikirannya. Namun dalam mengkaji, yang perlu dilatih bukan hanya pemikiran tetapi hati juga perlu dilatih dalam membuat suatu keputusan karena sesungguhnya apapun yang dilakukan oleh seorang manusia tidak hanya berdampak pada diri mereka sendiri melainkan ke orang di sekitarnya juga.

Kembali ke peran mahasiswa, salah satu peran mahasiswa adalah sebagai generasi penerus. Diharapkan calon-calon penerus pemerintahan merupakan manusia yang paling unggul dan paling berintegritas. Dengan menghadiri kajian, mahasiswa dapat berlatih untuk bersimpati dan berempati terhadap permasalahan di sekitarnya. Seharusnya di pemerintahan berisi manusia-manusia yang mempunyai rasa simpati dan empati terhadap masyarakat serta pemikiran yang dewasa dan rasional. Hal itu bisa didapat dengan salah satunya mengikuti kajian. Oleh karena itu, kajian sangat dibutuhkan oleh mahasiswa.